Archive for September, 2008

Magneto, The Most Wanted 2008 Ala A-Mild Live

Posted in Entertainment with tags , , , on September 26, 2008 by Didits

Beberapa waktu lalu, aku lagi browsing cari lagu-lagu yang gress. And… kebetulan aku dapet nih lagunya Magneto, yang berjudul “Bukan Dirinya”. Asyik juga nih lagu… sekali dengar langsung enak di telinga, berarti menurut seleraku nih lagu bagus [menurut opini gue].

Saya sisipkan nih lyrics dan embed lagunya……. selamat menikmati.

Bukan Dirinya

Jika ku mampu
memetik bintang-bintang untukmu
agar ku selalu bahagia
Kan kupetik satu
yang terindah di angkasa in
tersaji dalam hatimu

Kan kuberikan segalanya
Kan kuserahkan semuanya
Tapi jangan pintaku
jadi dirinya

Jika mungkin aku
dapat beri apa yang kau mau
pasti kau tetap di sini
menemani aku dalam hebatnya badai hatiku
Dalam kenyataan hati
tak seindah yang ku harap

[Reff:]
Kan kuberikan segalanya
Kan kuserahkan semuanya
Tapi jangan pintaku
jadi dirinya

Semua bisa aku lakukan
Lebih dari yang dia berikan
Ku mohon jangan anggap aku dirinya

Bintang Sepakbola Masa Depan Penerus CR7

Posted in Funny with tags , , , , , on September 12, 2008 by Didits

Orang banyak membicarakan sang bintang sepakbola masa kini…. siapa lagi kalo bukan “Christiano Ronaldo” si CR7 sang bintang Manchester United. Setiap tindak tanduknya pasti akan menjadi sorotan dan bahan perbincangan bagi para pecandu sepakbola, terutama pecandu MU tentunya.

Nah…. sekarang coba kita berandai-andai ke masa depan, siapa yang bakal menjadi bintang sepakbola terkenal minimal selayaknya si CR7. Sangat banyak calon bintang yang tersebar di seantero dunia dan bahkan di Indonesia begitu banyak “Calon Bintang” sepakbola. Mulai dari yang bisa jadi bintang beneran sampai ke yang levelnya hanya “calon bintang” melulu tanpa ada pembuktian (kalo yang ini banyak di Indonesia… ehm). Salah satu calon bintang asal indonesia yang berpotensi bisa menggantikan popularitas CR7 kebetulan terekam oleh para paparazi yang sedang mengawasi sesi latihan di salah satu SSB Yunior di Indonesia. Silahkan anda buktikan sendiri dengan melihat rekaman sesi latihannya “Sang Calon Bintang Penerus CR7″.

“Many vs Many”

Posted in Marketing with tags , , , on September 2, 2008 by Didits


Many 2 Many…. Many 2 Many…., sekarang masih mewabah. Konsep marketing yang sudah dicanangkan ini menjadi topik pembicaraan dimana-mana, walaupun sebenarnya bukanlah hal yang baru dan sudah banyak berlaku di kalangan masyarakat. Tapi itulah sebuah kekuatan marketing, kita berikan applause untuk sang penghembus konsep Many 2 Many, yang dapat memberikan dorongan orang lain untuk berpaling kepadanya.

 

Berangkat dari komunitas, bergeraklah konsep ini. Karena memang banyak yang dapat kita perbuat dari komunitas yang ada di masyarakat. Begitu banyak komunitas, mulai dari high level sampai low level. Tapi ada satu hal yang merupakan kesamaan dari sekian banyak komunitas. Setiap komunitas pasti mempunyai loyalitas dan gengsi atau harga diri komunitasnya. Mereka akan cenderung mempertahankan gengsi-nya dengan segala daya upaya.

 

Nah, kesamaan ini merupakan peluang kita untuk memasukkan produk kita di dunia komunitas ini dengan cara yang beragam. Salah satu caranya, kita coba singgung gengsi dari masing-masing komunitas tersebut dan coba kita munculkan rasa bersaing antar komunitas yang kita ikat dalam satu brand produk. Dalam kata lain….. “Many Vs Many”, komunitas kita lawankan dengan komunitas dalam artian yang positif. Contoh yang paling gampang adalah Komunitas Sekolah. Ada berapa banyak Sekolahan berdasarkan levelnya?? Bayangkan begitu banyak Sekolah yang tersebar di seantero Nusantara. Coba kita kumpulkan mereka dalam satu event yang dapat menggerakkan mereka untuk berkompetisi yang berkaitan dengan dunianya. Seperti Event Cepat-Tepat Online yang diikat dengan produk internet powered by Speedy yang akan menelorkan Jawara antar komunitas… yang pasti dengan Prize yang menarik. Dan masih banyak lagi pendekatan lainnya yang bisa dimainkan pada “Many vs Many”. 

Hem… akhir kata, Tak ada gading yang tak retak. Masih banyak kekurangan dalam penulisan ini dan jauh dari sempurna. Hal ini hanyalah wujud dari penuangan ide yang mungkin bisa bermanfaat bagi siapapun yang membaca. Wassalam.